kesehatan
07 January 2026
👁 14 kali dibaca
Ketika “Bang Dul” Datang ke Rumah: Harapan Kecil Lilo dan Weren di Tengah Proses Penyembuhan
Kominfotik JU - Di sebuah rumah sederhana di Jakarta Utara, senyum haru tak bisa disembunyikan dari wajah Erwin Dinata dan istrinya, Siti Khadijah. Hari itu terasa berbeda. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, datang langsung menjenguk putra mereka, Muhammad Filio Dinata, yang akrab disapa Lilo—salah satu korban kecelakaan mobil Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 01 Kalibaru, Cilincing.
Kunjungan tersebut dilakukan pada Selasa (6/1), sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap anak-anak yang menjadi korban kecelakaan pada 11 Desember 2025 lalu. Dalam peristiwa itu, mobil operasional MBG menabrak puluhan siswa dan guru saat kegiatan literasi pagi. Sebanyak 21 orang terluka, namun tidak ada korban jiwa, dan seluruh biaya perawatan ditanggung Pemprov DKI Jakarta.
Bagi keluarga Lilo, kedatangan Wakil Gubernur bukan sekadar kunjungan pejabat. “Wah, bahagia banget lah. Senang. Pokoknya gembira,” ujar Erwin Dinata singkat, dengan mata yang berbinar.
Kalimat itu disambung oleh sang ibu, Siti Khadijah, dengan suara bergetar. “Gembira. Nggak bisa diungkapin. Semoga nambah semangat Lilo,” katanya.
Saat ini, proses penyembuhan Lilo masih panjang. Di tubuh kecilnya, masih terpasang pen dan kawat penyangga tulang. “Sekarang masih tahap kedua dan ketiga. Bulan depan masih cabut kawat, bulan enam cabut pen. Setelah itu baru perawatan wajah, karena masih ada luka-luka,” jelas Siti Khadijah.
Meski lelah dengan rangkaian perawatan, keluarga tetap bersyukur atas perhatian yang datang. “Sebenernya pengen sih… dikunjungin lagi sama Pak Presiden,” ucap Siti pelan lalu tersenyum. “Tapi alhamdulillah, sudah ditengokin. Pak Wagub datang sendiri ke sini, kasih semangat buat Lilo. Itu luar biasa buat kami.”
Tak jauh dari sana, haru yang sama juga dirasakan Nenek Uci, wali dari Weren Juansa, korban lain kecelakaan MBG. Bagi nenek Uci, kunjungan Rano Karno terasa seperti jawaban doa. “Ya Allah, senang banget. Dari kecil saya senang Bang Dul. Doa saya terkabul. Cucu saya dibalas Allah berlipat-lipat,” tuturnya lirih.
Ia bercerita, kondisi Weren berangsur membaik, meski masih harus banyak beristirahat. “Dia sehat, cuma kalau capek ya rebahan. Malam kadang panas dingin, mungkin sisa benturan. Tulangnya masih retak. Tanggal 13 nanti saya bawa lagi ke rumah sakit, disuruh dirawat sampai sembuh,” katanya.
Kunjungan Wakil Gubernur ini menjadi penguat bagi keluarga korban—bahwa mereka tidak sendiri menghadapi masa sulit. Di balik luka dan proses pemulihan yang panjang, ada perhatian, empati, dan harapan yang terus dijaga.
Bagi Lilo dan Weren, kunjungan itu mungkin hanya berlangsung sebentar. Namun bagi keluarga mereka, semangat yang ditinggalkan akan bertahan jauh lebih lama—menjadi bekal untuk terus melangkah menuju kesembuhan.
Berita Lainnya
pendidikan
ASN DKI WFH Setiap Jumat Mulai April 2026, Ini Penjelasan Pr...
lainnya
Wagub Rano Karno Dorong Penguatan Teknologi Bank Jakarta Men...
lainnya
PWI Jaya Matangkan Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin 2026, S...
sosial
Ketum PWI Pusat Hadiri Buka Bersama dan Pemberian Santunan d...
lainnya
Sosial Ramadan, PWI Jaya Salurkan Santunan bagi Yatim Piatu...
pendidikan