pemerintahan
13 January 2026
👁 38 kali dibaca
Banjir Jakarta Utara, Walikota Turun Lapangan Bantu Dorong Motor Warga Mogok
JAKARTA, kabarSBI.com – Hujan deras yang mengguyur Jakarta Utara sejak semalam menyebabkan beberapa wilayah terendam banjir. Salah satu lokasi yang paling terdampak adalah Jalan Indokarya I sekitar kawasan Astra, Tanjung Priok, Jakarta Utara di mana air mencapai ketinggian lutut orang dewasa.
Walikota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, tidak tinggal diam melihat warganya kesulitan. Dalam monitoring banjir di wilayah tugasnya, ia turun langsung ke lapangan, membantu warga hingga mendorong pengendara motor mogok akibat terendam air.
“Semua harus turun tangan, kita harus bantu warga. Beberapa ruas jalan sudah tergenang dan tidak bisa dilalui motor. Banyak motor mogok karena memaksa melintas. Kami sudah memerintahkan jajaran untuk siap siaga membantu warga yang membutuhkan di lapangan,” ujar Hendra Hidayat, Senin, 12/1/2026.
Ia mengaku dalam monitoringnya didampingi Camat Tanjung Priok, Samsu Rizal Kadafi dan Lurah Papanggo, Sugiharjo timbo serta jajaran terkait untuk melihat secara langsung kondisi wilayah.
“Saat ini saya bersama Camat Tanjung Priok dan Lurah Papanggo berada di lapangan untuk memonitor kondisi dan situasi wilayah secara langsung. Hujan masih turun sejak pagi dan belum berhenti,” ungkap Hendra.
Di lokasi Jalan Indokarya I, genangan air terlihat mulai meninggi. Petugas gabungan bersama aparat wilayah turut membantu warga yang melintas serta mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan dan risiko kecelakaan.
Untuk mempercepat surutnya genangan, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara telah menyiagakan pompa air serta peralatan pendukung lainnya, termasuk personel di lapangan.
“Kami siagakan pompa, peralatan, dan personel untuk membantu masyarakat dan mempercepat penurunan genangan,” jelasnya.
Selain itu, Wali Kota juga mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi jalan yang tergenang air. Pemerintah wilayah telah berkoordinasi dengan RT dan RW setempat untuk memberikan informasi kepada warga terkait titik-titik jalan yang tidak dapat dilalui serta mengarahkan penggunaan jalur alternatif.
“Kami informasikan kepada pengurus wilayah dan masyarakat agar mencari jalan alternatif dan tidak memaksakan melintas. Kami akan terus memberikan informasi dan berharap semua warga tetap sehat dan selamat,” pungkasnya.
Salah seorang Ketua RT di Papanggo, Suwarno mengaku wilayahnya terendam banjir hingga pinggul orang dewasa.
“Ada 360 KK ditempat kami terdampak banjir, termasuk rumah saya dan perabotan terendam seperti kulkas dan perabotan lainnya. Saya sendiri tidak sempat mengamankan barang karena harus berbagi waktu membantu warga. Ya istri dirumah jadi repot,” gumam Suwarno, Ketua RT 01 RW 07 Papanggo.
Ia menyebut sebagian warganya mengungsi di musholah, dan Masjid Babah Alum Kolong Tol di Jl. Warakas Gg 21.
“Warga yang mengungsi kami catat untuk mendapatkan bantuan dari Dinas sosial,” jelasnya.
Walikota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, tidak tinggal diam melihat warganya kesulitan. Dalam monitoring banjir di wilayah tugasnya, ia turun langsung ke lapangan, membantu warga hingga mendorong pengendara motor mogok akibat terendam air.
“Semua harus turun tangan, kita harus bantu warga. Beberapa ruas jalan sudah tergenang dan tidak bisa dilalui motor. Banyak motor mogok karena memaksa melintas. Kami sudah memerintahkan jajaran untuk siap siaga membantu warga yang membutuhkan di lapangan,” ujar Hendra Hidayat, Senin, 12/1/2026.
Ia mengaku dalam monitoringnya didampingi Camat Tanjung Priok, Samsu Rizal Kadafi dan Lurah Papanggo, Sugiharjo timbo serta jajaran terkait untuk melihat secara langsung kondisi wilayah.
“Saat ini saya bersama Camat Tanjung Priok dan Lurah Papanggo berada di lapangan untuk memonitor kondisi dan situasi wilayah secara langsung. Hujan masih turun sejak pagi dan belum berhenti,” ungkap Hendra.
Di lokasi Jalan Indokarya I, genangan air terlihat mulai meninggi. Petugas gabungan bersama aparat wilayah turut membantu warga yang melintas serta mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan dan risiko kecelakaan.
Untuk mempercepat surutnya genangan, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara telah menyiagakan pompa air serta peralatan pendukung lainnya, termasuk personel di lapangan.
“Kami siagakan pompa, peralatan, dan personel untuk membantu masyarakat dan mempercepat penurunan genangan,” jelasnya.
Selain itu, Wali Kota juga mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi jalan yang tergenang air. Pemerintah wilayah telah berkoordinasi dengan RT dan RW setempat untuk memberikan informasi kepada warga terkait titik-titik jalan yang tidak dapat dilalui serta mengarahkan penggunaan jalur alternatif.
“Kami informasikan kepada pengurus wilayah dan masyarakat agar mencari jalan alternatif dan tidak memaksakan melintas. Kami akan terus memberikan informasi dan berharap semua warga tetap sehat dan selamat,” pungkasnya.
Salah seorang Ketua RT di Papanggo, Suwarno mengaku wilayahnya terendam banjir hingga pinggul orang dewasa.
“Ada 360 KK ditempat kami terdampak banjir, termasuk rumah saya dan perabotan terendam seperti kulkas dan perabotan lainnya. Saya sendiri tidak sempat mengamankan barang karena harus berbagi waktu membantu warga. Ya istri dirumah jadi repot,” gumam Suwarno, Ketua RT 01 RW 07 Papanggo.
Ia menyebut sebagian warganya mengungsi di musholah, dan Masjid Babah Alum Kolong Tol di Jl. Warakas Gg 21.
“Warga yang mengungsi kami catat untuk mendapatkan bantuan dari Dinas sosial,” jelasnya.
Berita Lainnya
pendidikan
ASN DKI WFH Setiap Jumat Mulai April 2026, Ini Penjelasan Pr...
lainnya
Wagub Rano Karno Dorong Penguatan Teknologi Bank Jakarta Men...
lainnya
PWI Jaya Matangkan Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin 2026, S...
sosial
Ketum PWI Pusat Hadiri Buka Bersama dan Pemberian Santunan d...
lainnya
Sosial Ramadan, PWI Jaya Salurkan Santunan bagi Yatim Piatu...
pendidikan